Universitas Narotama Perkuat Kapasitas Satgas PPKS melalui Bimtek Respon Cepat dan Investigasi Terstandar
20 Agustus 2026, 08:11:37 Dilihat: 8x
Universitas Narotama Perkuat Kapasitas Satgas PPKS melalui Bimtek Respon Cepat dan Investigasi Terstandar Surabaya, 20 Agustus 2026 — Universitas Narotama terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan perwakilan Universitas Narotama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang mengangkat tema “Respon Cepat, Investigasi Terstandar, dan Perlindungan Korban.”
Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 20 Agustus 2026 bertempat di Graha Sawunggaling Lantai 6, Surabaya. Universitas Narotama diwakili oleh Miftahur Rochman, S.M., M.M.dari Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal (BPM-PI) serta Amalia Prastika Sari, S.Pd. dari bidang Kemahasiswaan.
Bimtek ini menjadi ruang penguatan kapasitas bagi pengelola Satgas PPKS dalam menjalankan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Materi kegiatan berfokus pada pentingnya membangun mekanisme respons yang cepat, proses investigasi yang terstandar, serta perlindungan dan pemenuhan hak korban.
Keikutsertaan perwakilan Universitas Narotama dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kesiapan institusi dalam menangani setiap laporan atau indikasi kekerasan seksual secara profesional, berperspektif korban, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perkuat Sinergi BPM-PI dan Kemahasiswaan
Keterlibatan unsur BPM-PI dan Kemahasiswaan dalam Bimtek Satgas PPKS juga mencerminkan pentingnya sinergi lintas unit dalam membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang efektif di lingkungan kampus.
BPM-PI memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan tata kelola dan sistem penjaminan mutu institusi, sementara bidang Kemahasiswaan memiliki kedekatan langsung dengan berbagai aspek kehidupan dan layanan mahasiswa. Kolaborasi kedua unsur tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya mekanisme pencegahan dan penanganan yang lebih terintegrasi.
Selain meningkatkan kompetensi personel, kegiatan ini menjadi momentum bagi Universitas Narotama untuk terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan, mekanisme layanan, serta langkah pencegahan yang telah diterapkan di lingkungan kampus.
Wujudkan Kampus Aman dan Berintegritas
Universitas Narotama memandang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual sebagai bagian penting dari pembangunan budaya akademik yang sehat. Lingkungan pendidikan yang aman akan memberikan ruang bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk menjalankan aktivitas akademik maupun nonakademik secara optimal.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas tata kelola, Universitas Narotama berkomitmen memastikan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dilakukan secara cepat, tepat, profesional, berkeadilan, serta mengutamakan perlindungan korban.
Keikutsertaan Miftahur Rochman, S.M., M.M. dan Amalia Prastika Sari, S.Pd. dalam Bimtek Satgas PPKS menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Universitas Narotama dalam memperkuat budaya mutu, tata kelola, dan perlindungan seluruh sivitas akademika.
Dengan semangat Pro Patria, Universitas Narotama terus berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, bermartabat, inklusif, dan berintegritas, sebagai bagian dari komitmen menuju Universitas Narotama yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.